Microsoft pun Akhirnya Ikutan Bikin Distro Linux

Jakarta - Sebagai Open Source, Linux dikenal sebagai lawannya Microsoft yang proprietary. Keduanya kerap dibanding-bandingkan oleh masing-masing penggunanya soal mana yang lebih baik. Tapi siapa sangka, kalau akhirnya Microsoft ikutan bikin distro Linux juga.

Tapi Microsoft memang tidak menggarapnya seperti kebanyakan distro Linux. Raksasa software ini mengembangkan suatu solusi bernama Azure Cloud Switch (ACS) yang basis pengembangannya menggunakan Linux.

ACS sendiri adalah sebuah sistem operasi modular lintas platform untuk jaringan data center. Microsoft mengklaim dengan solusi ini pelaku IT bakal bisa menjalankan infrastruktur jaringannya semudah menekan saklar.

Sayangnya seperti detikINET kutip dari The Register, Jumat (18/9/2015), Microsoft disebut enggan menanggapi pertanyaan soal alasan akhirnya menggunakan Linux. Kamala Subramanian, prinsipal Architect Azure Networking, berkilah ini menjadi salah satu cara Microsoft untuk berkompetisi secara sehat demi mendorong inovasi.

“Kami percaya banyak tersedia platform perangkat keras yang bagus di pasar, dengan kompetisi yang sehat di antara banyak vendor untuk mendorong inovasi, meningkatkan kecepatan, dan pengurangan biaya,” ujar Subramanian.

Keputusan mengembangkan distro Linux sendiri oleh Microsoft juga disebut-sebut bersumber dari CEO Microsoft Satya Nadella. Pria keturunan India ini kabarnya tak gengsi mengandalkan teknologi lain yang meski identik sebagai kepunyaan pesaing demi menuntaskan pekerjaan yang ada.


(yud/ash) 


Tentang Cermin

Cermin Kominfo adalah sebuah mirror dari F/OSS (Free/Open Source Software) persembahan dari Kominfo bagi komunitas penggguna Perangkat Lunak Bebas/Kode Sumber Terbuka (Free/Open Source Software) di Indonesia.


RSYNC

Ketik kode berikut di shell:

rsync cermin.kominfo.go.id::